Ingin Cepat Hamil? Ini Dia 9 Tips Cepat Hamil untuk Anda yang Menantikan Buah Hati

3

Pasangan suami istri mana sih yang tidak ingin memiliki buah hati? Pastinya semua pasangan ingin memiliki keturunan dari darah daging mereka sendiri. Namun sayangnya, tak selamanya keinginan mereka terwujud dengan cepat. Banyak pasangan yang sampai menunggu hingga bertahun-tahun untuk bisa memiliki keturunan.

Nah, bagi Anda yang ingin cepat hamil dan sudah terlalu lama menantikan kehadiran buah hati ditengah keluarga, kami akan berikan tips untuk Anda agar bisa cepat hamil. Silahkan lanjutkan membaca artikel dari kami berikut ini.

Kenali Penyebab Sulit Hamil

Hal pertama yang wajib Anda ketahui ketika ingin cepat hamil adalah mengetahui apa saja yang menjadi penyebab sulit hamil. Dengan mengetahui apa saja yang menjadi penyebab sulit hamil, Anda akan lebih mudah untuk mencari solusi yang tepat.

Beberapa penyebab sulit hamil yang umum-nya terjadi antara lain sebagai berikut:

1. PCOS
PCOS (polycystic ovary syndrome) adalah sebuah kondisi yang menyebabkan terganggunya fungsi ovarium pada wanita. Mesikipun dalam kondisi usia subur, seorang wanita yang mengalami PCOS akan kesulitan untuk hamil karena bisa menyebabkan menstruasi yang tidak teratur.

2. KB
Salah satu kesalahan paling fatal yang sering dilakukan oleh kebanyakan wanita yang ber-KB (baik KB Suntik maupun pil) adalah setelah melepas KB tidak langsung menyuburkan rahimnya kembali. Hal tersebut yang akhirnya membuat efek KB-nya masih ada dan membuat susah hamil meski telah berhubungan di waktu subur sekalipun.

Jadi, jika Anda pernah ikut KB baik suntik atau KB pil, meskipun sudah berhenti KB namun tetap tidak bisa menstruasi atau menstruasi tidak teratur, hal tersebut disebabkan oleh hormon efek KB yg masih belum seimbang. Untuk itu, sebelum menjalankan program hamil setelah KB, Anda harus terlebih dahulu mengembalikan kesuburan rahim.

3. Penyumbatan Tuba Falopi
Tuba Fallopi atau yang saluran indung telur memiliki peran yang sangat penting dalam terjadinya kehamilan. Penyumbatan yang terjadi pada Tuba Falopi dapat menyebabkan sel telur dan sperma tidak bisa bertemu. Dan itu artinya, tidak akan ada pembuahan sel telur oleh sperma.

4. Keputihan
Pada dasarnya, keputihan merupakan hal yang wajar terjadi pada wanita, namun keputihan abnormal biasanya mengandung bakteri yang bisa membunuh sperma sebelum masuk ke dalam rahim.

5. Kista
Kista adalah tumor yang berisi cairan yang umumnya tumbuh di kelenjar indung telur (ovarium). Tidak semua jenis Kista dapat mengganggu kesuburan, namun kista jenis endometrioma dan beberapa di antaranya dapat memengaruhi kesuburan Anda.

6. Kuret
Kuret adalah sebuah prosedur bedah pembukaan serviks (dilatasi) dan pemotongan jaringan yang berada di sekitar rahim (kuretase) untuk menangani penyakit pada sistem reproduksi wanita. Pada umumnya, kuretasi dilakukan pada wanita pasca mengalami keguguran.

Pada umumnya, wanita yang menjalani operasi kuret, rahimnya akan kembali subur dalam waktu 3 sampai 4 minggu. Jika lebih dari itu, maka ada kemungkinan terjadinya gangguan hormon yang menyebabkan ketidaksuburan pada rahim.

7. Siklus Haid tidak Teratur
Siklus haid pada wanita pada umumnya mempunyai rentang waktu 21-35 hari. Seorang yang mengalami siklus haid yang tidak teratur, akan kesulitan untuk menentukan kapan masa subur terjadi.

Pada beberapa kasus, siklus haid yang tidak teratur bisa disebabkan oleh beberapa penyakit seperti sindrom ovarium polikistik atau gangguan tiroid. Gangguan inilah yang sering kali membuat seorang wanita sulit untuk hamil.

8. Sperma tidak sehat
Masyarakat umum menilai bahwa masalah kesuburan selalu identik dengan wanita. Namun tahukah Anda bahwa 40% masalah kesuburan juga terjadi pada pria. Kesuburan pada pria pada umumnya ditandai dengan sperma yang encer dan ejakulasi dini.

Selain itu jumlah sperma yang keluar saat berhubungan juga dapat mempengaruhi tingkat kesuburan pada seorang pria. Pada pria normal, sperma yang dihasilkan pada setiap ejakulasi berkisar antara 2-6 milimeter (1/2-1 sendok teh). Jika kurang dari itu, maka kemungkinan besar sel sperma tersebut tidak cukup untuk mencapai sel telur.

    Jika Anda mengalami salah satu hal diatas, silahkan segera atasi hal tersebut agar Anda bisa segera hamil.

Menghitung Masa Subur

Masa subur seorang wanita pada umumnya adalah 12–16 hari sebelum masa haid berikutnya. Dengan kata lain, rata-rata wanita mengalami masa subur di antara hari ke-10 hingga hari ke-17 setelah hari pertama haid terakhir. Masa subur pada umumnya akan meningkat di hari ke 14 setelah hari pertama haid terakhir.

Dengan mengetahui kapan masa subur sedang terjadi, maka Anda dapat kapan waktu berhubungan yang tepat agar peluang untuk cepat hamil menjadi lebih tinggi.

Anda dapat menghitung masa subur dengan kalkulator masa subur untuk mengetahui tanggal masa subur Anda. Banyak sekali aplikasi kalkulator masa subur untuk yang bisa Anda download secara gratis di Google Play Store.

Jaga Pola Hidup Sehat

Jika Anda atau pasangan seorang perokok, sebaiknya segeralah berhenti merokok. Demikian pula dengan kebiasaan minum alkohol, hal tersebut dapat menyebabkan Anda sulit hamil. Mengkonsumsi alkohol dapat mengurangi peluang kehamilan hingga 50%.

Selain itu, pola makan harus dijaga. Konsumsilah makan yang bergizi seimbang agar mendapat kehamilan yang sehat kelak.

Jaga Berat Badan

Berat badan yang berlebih akan menyebabkan Anda sulit hamil. Wanita dengan berat badan normal akan memiliki kesempatan hamil lebih tinggi dibanding wanita obesitas atau berat badan berlebihan.

Tak hanya wanita yang harus menjaga berat badan, namun pria juga harus menjaga berat badan, karena pria yang obesitas cenderung memiliki masalah pada spermanya. Biasanya pria obesitas memiliki jumlah sperma sedikit, kelainan morfologi, dan motilitas lambat.

Maka dari itu disarankan bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan untuk diet atau tidak makan berlebihan, pola makan diatur, jangan makan sembarangan.

Hindari Stress

Stress merupakan penyebab istri sulit hamil, terlebih saat mendekati masa menstruasi, wanita cenderung emosi, stress, mudah marah. Tidak hanya saat sang istri stress, tapi juga saat suami mengalami stress maka alan menghambat kehamilan. Apalagi jika keduanya sibuk oleh pekerjaan dan terlalu memikirkan pekerjaannya, maka hormone stress itu semakin bertambah dan akan sulit hamil. Tubuh secara otomatis memproduksi hormon cortisol saat Anda mengalami stress, hormone cortisol itu sangat tidak baik bagi wanita yang sedang ingin hamil ataupun bagi wanita yang sedang hamil muda.

Stress juga bisa timbul jika Anda merasa terburu-buru untuk segera hamil. Sebenarnya hal itu sangat normal tapi alangkah lebih baiknya untuk menghindari stress saat Anda berhubungan. Ingat, stress akan membuat Anda sulit untuk hamil. Maka jangan terlalu memikirkan sesuatu dengan keras.

Pastikan Rahim dan Sperma Subur

Rahim dan sperma memiliki peran penting dalam terjadinya kehamilan, sehingga poin ini menjadi poin penting yang harus Anda perhatikan bila Anda ingin segera hamil.

Dan seperti yang sudah kami uraikan diatas, ada banyak penyebab terjadinya ketidaksuburan pada seorang pria dan wanita. Untuk itu sangat penting memastikan rahim dan sperma dalam keadaan sehat.

Setiap pasangan suami-istri yang ingin hamil harus bekerja sama dan tidak saling menyalahkan satu sama lain dalam hal ini. Keduanya harus sama-sama memastikan kesuburannya masing-masing jika ingin segera mendapatkan momongan.

Berhubungan Saat Masa Subur

Waktu terbaik untuk berhubungan suami-istri adalah pada saat masa subur wanita. Dan itu adalah alasan terbesar mengapa mencatat hari pertama haid terakhir itu sangat penting, karena dengan begitu, Anda bisa mengetahui kapan masa subur Anda sedang berlangsung.

Frekuensi Hubungan Suami-Istri

Pada dasarnya tidak ada pola baku dalam hal frekuensi hubungan suami-istri, namun dunia medis menganjurkan agar suami-istri berhubugan intim secara teratur 1-4 kali dalam seminggu.

Jika Anda dan pasangan sedang menjalani program hamil, saran terbaik adalah berhubungan suami-istri 2-3 hari sekali. Hal ini dikarenakan produksi sperma seorang pria setidaknya membutuhkan waktu 48 jam.

Berdo’a

Sebuah kehamilan tentu tak lepas dari kehendak-Nya, sehingga selain berusaha, tentu berdo’a merupakan hal yang sangat penting untuk Anda lakukan agar Anda bisa cepat hamil dan merasakan menimang buah hati.